Konsultasi TB

KONSULTASI TB

[3/19, 10:15] Pasien ke2:

[19/3 10:12] اَلسَّــلاَمُ عَـلَـيْـكُ: Selamet pagi Dokterku
[19/3 10:14] Dokterku: Selamat pagi juga Tn
[3/19, 10:16] Dokterku: Ada yang bisa saya bantu untuk Tn … Asalamu..
[3/19, 10:19] Pasien ke2: Begini aku perlu konsultasi mengenai penyakit TB stau Koch Pulmonum.. Sebab banyak pendapat yang menerangkan tentang penyakit ini…
[3/19, 10:22] Dokterku: Ya betul penyakit TB atau Koch Pulmonum memang banyak penjelasannya untuk diagnosa dan treatmentnya. Yang terkini ada cara treatment TB yang dibuat oleh WHO , yaitu Directly Observed Treatment Shoutcost Tuberculosis.
Apakah Tn ..Asalamu.. sudah mengerti cara ini…?
[3/19, 10:26] Pasien ke2: Wah dok aku belum pernah dengar DOTS TB itu… Yang aku tahu kalau orang dinyatakan sakit TB itu karena batuk lama tidak dapat disembuhkan dengan obat biasa.
Boleh dok di jelaskan di Whatsapp ini…
Terimakasih..
[3/19, 10:35] Dokterku:

Ini teks TB cara DOTS TB

Collecting sputum

Sputum is collected in two days
at first
When Phlegm at the morning – scond ontime sputum examine – and Sputum on the laboratory examination

CONTROL OF TB

Tuberculosis is an infectious disease caused by a germ of bacteriumrium tuberculosis. The source of transmission is sputum containing germs TB.
After found the new mothod of tretment on
1995 treatment of TB have been given with straregi DOTS ( Directly Observed Treatment Shortcourse ) with high relief figures

TUBERCULOSIS

TB Germs.

rod-shaped, resistant to acids, called Acid-resistant Bacteri

Penemuan Pasien

Tuberkulosis

1. Strategi

a. Pasien TB ditemukan secara pasif dengan promosi aktif
b. Pemeriksaan kontak erat pasien TB yang BTA positif
c. Mencari sumber penularan kepada orang dewasa yang menularkan ke anak

2. Identifikasi suspek TB

Gejala
batuk berdahak 2 minggu lebih
Batuk campur darah, sesak nafas,
nyeri dada. Badan lemah , nafsu
makan turun, rasa kurang enak
badan, berkeringat malam ,
demam meriang lebih sebulan.

TB extra paru :
pembesaran kelenjar getah be
ning , nyeri dan pembengkakan
sendi.

Pengumpulan dahak

Dahak dikumpulkan dalam dua hari
kunjungan
Dahak Sewaktu – Dahak Pagi – Dahak
Sewaktu ( SPS )

PENGENDALIAN TB

Tuberkulosis adalah penyakit infeksi menular. Disebabkan oleh kuman mycobacterium tuberkulosis. Sumber penularan adalah dahak yang mengandung kuman tb.
Tahun 1995 pengobatan tb dengan straregi DOTS Directly Observed Treatment Shortcourse, dengan angka kesembuhan yang tinggi

TUBERKULOSIS

Kuman TB

berbentuk batang, tahan asam, disebut BTA Basil Tahan Asam, dalam tubuh manusia kuman ini dapat dormant, tidur lama dalam tubuh. Dapat hidup pada suhu 2 – 70 derajat Celsius, sangat pekrkan kuman keudaraa dengan sinar matahari dan ultraviolet. Dalam dahak kuman bertahan seminggu mati, sedangkan bila terpapar sinar ultra violet secara langsung akan mati beberapa menit.
Sumber penularan adalah pasien TB paru BTA positif, pada waktu batuk atau bersin, menyebarkan kuman keudara dalam bentuk droplet /percikan dahak. Orang dapat terinfeksi kalau droplet tersebut terhirup kedalam saluran pernafasan lalu menyebar dari paru paru kebagian tubuh lainnya, melalui peredaran darah sistem saluran getah bening atau menyebar langsung kebagian tubuh lainnya.
Daya penularan dari seorang pasien ditentukan oleh banyaknya kuman yanh dikeluarkan dari paruparunya. Makin tinggi derajat positif hasil pemeriksaan dahak , makin menular pasien tersebut. Kemungkinan seseorang terinfeksi TB ditentukan oleh konsentrasi droplet dalam udara dan lamanya menghirup udara tersebut.
Resiko penularan setiap tahun (Annual Risk of Tuberkulosis Infection) di Indonesia sedankitar 1-3% setiap tahunnya. 10% yang terinfeksi menjadi pasien TB.
Resiko menjadi sakit TB :
– 10% terinfeksi menjadi sakit TB
– Faktor kemungkinan seseorang menjadi pasien TB
adalah daya tahan tubuh rendah, infeksi HIV/ AIDS ,
malnutrisi /gizi buruk.
– HIV resiko paling kuat bagi yang terinfeksi TB menjadi sakit TB . Infeksi HIV mengakibatkan kerusakan luas sistem daya tahan tubuh seluler sehingga bila terjadi infeksi penyerta TB , penderita HIV meningkat maka infeksi TB meningkat.

Hal penting :

A. Penularan TB akan lebih mudah bila
1. Hunian padat
2. Malnutrisi, pelayanan kesehatan
buruk, tuna wisma.
3. Pertambangan, laboratorium, rumah
sakit.

B. Mencegah penularan TB
1. Mengobati pasien TB paru BTA (+)
sampai sembuh.
2. Menutup mulut bila batuk/bersin
dan tidak membuang dahak
disembarang tempat.
3. Perbaikan perumahan dan
lingkungan, peningkatan status gizi,
dan pelayanan kesehatan

C. Upaya untuk mencegah terjadinya TB :

Meningkatkan giziPengobatan pencegahan pada anak
balita yang serumah dengan pasien
TB paru BTA positif. Diberikan tablet
INH dosis 5 mg/Kg BB perhari
selama 6 bulan, vaksinasi BCG.

D. Imunisasi BCG :

Dapat menurunkan TB berat pada anakTidak dapat mencegah terjadinya TB post primer jika
infeksi dengan kuman TB tersebut sudah terjadi
sebelum imunisasi BCGTidak dapat menurunkan insidensi TB

E. Pemeriksaan kontak dari pasien TB paru BTA +

PATOGENESIS TB

INFEKSI PRIMER
Infeksi primer terjadi saat seseorang terpapar pertama kali dengan kuman TB. Droplet yang terhirup dapat melewati sistim pertahanan mukosiliar bronkhus terus berjalan sampampai alveolus dan menetap disana. Kuman TB berkembang biak mengakibatkan radang didalam paru. Aliran getah bening membawa kuman TB ke kelenjar getah bening disekitar hilus paru, ini disebut komplex primer. Waktu terjadinya infeksi sampai pembentukan komplex primer sekitar 4-6 minggu. Saat ini tes tuberkulin menjadi positif.
Kelanjutan setelah infeksi primer tergantung dari banyaknya kuman yang masuk dan besarnya respon daya tahan tubuh (imunitas seluler) . Daya tahan tubuh dapat menghentikan perkembangan kuman TB. Beberapa kuman akan menetap sebagai kuman persister atau dormant. Apabila daya tahan tubuh tidak mampu menghentikan perkembangan kuman, maka akan menjadi sakit TB. Diperlukan 6 bulan sejak terinfeksi sampai sakit , disebut masa inkubasi.

Tuberkulosis Paska Primer

Tuberkulosis paska primer terjadi setelah beberapa bulan atau tahun sesudah infeksi primer, misalnya karena daya tahan tubuh menurun akibat status gizi buruk atau terinfeksi HIV. Ciri khas tuberkulosis paska primer adalah kerusakan paru yang luas dengan terjadi cavitas atau efusi pleura.

TB resisten OAT (obat anti tuberkulosis) bila kuman TB tidak dapat dibunuh dengan OAT.
Pastikan pemeriksaan biakan dan uji kepekaan.
Tingkat resistensi OAT sebagai berikut :
* Monoresistance kebal terhadap salah
satu OAT
* Politesistance kebal terhadap lebih
dari satu OAT , selain Isoniazid dan
Rifampicin
* Multi Drug Rrsistance MDR
* eXtensive Drug Resistance XDR
* Totaly Drug Resistance (Total DR)

OAT untuk pasien TB

Paduan OAT dan peruntukannya

A. Kategori 1 :
2(HRZE)/4(HR)3
Untuk pasien baru TB paru BTA +
Untuk BTA – foto tharak mendukung
Untuk TB extra paru

B. Kategori 2 :
2(HRZE)/5(HR)3E3
Untuk BTA + yang telah diobati sebe
lumnya : kambuh/gagal/default

C. OAT sisipan :
(HRZE)
Untuk BTA + , setelah tahap awal
pengobatan tidak ada konversi,
diberikan selama sebulan (28hari).

D. Kategori anak :
2(HRZ)/4(HR)
Untuk TB anak, diberikan selama
6 bulan setiap hari sesuai berat
badannya.

Dosis Obat OAT – ( KDT )

Kategori Dewasa
Berat Badan 30-37 Kg , dosis 2 tablet
Berat badan 38-54 Kg , dosis 3 tab
Berat badan 55-70 Kg , dosis 4 tab
BB lebih 71 Kg dosis 5 tablet.

Kategori Anak
BB 5-9 Kg , 1 Tablet.
BB 10-14 Kg , 2 tablet.
BB 15-19 Kg , 3 tablet.
BB 20-32 Kg , 4 tablet.
BB lebih 33 Kg rujuk ke RS.

OAT jenis Kombipak

utk anak2x sbb:
Berat badan  <10 Kg / 10-19 / 20-32
Isoniazid 50 mg / 100 / 200
Rifampicin 75 / 150 / 300
Pirasinamid 150 / 300 / 600

Iklan

One thought on “Konsultasi TB

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s